Minggu, 12 April 2015






Pertarungan Seorang Lelaki Dengan Iblis









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Sepasang Suami isteri  awalnya hidup tenteram dan mereka taat kepada perintah Tuhan, meskipun,  melarat. Segala yang dilarang Alloh  Subhaanahu Wa Ta’ala dihindari, dan ibadah mereka tekun sekali. Si Suami adalah seorang yang alim yang taqwa dan tawakkal. Tetapi sudah beberapa lama isterinya mengeluh terhadap kemiskinan yang tiada habis-habisnya itu. Ia memaksa suaminya agar mencari jalan keluar. Ia membayangkan alangkah senangnya hidup jika segala-galanya serba cukup.








berangkat ke ibu kota dengan mencari pekerjaan












Paket Umroh Ramadhan 2015 ,pada suatuari laki yang lim itu berangkat ke ibu kota dengan mencari pekerjaan. Di tengah perjalanan dia melihat sebatang pohon besar yang tengah dikerumuni orang. Diapun mendekat. Ternyata orang-orang itu sedang memuja-muja pohon yang konon keramat dan sakti itu. Banyak juga kaum wanita dan pedagang-pedagang yang meminta-minta agar suami mereka setia atau dagangnnya laris.











Masyarakat tidak boleh dibiarkan menyembah serta meminta selain Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015
“Ini syirik,” fikir lelaki yang alim tadi. “Ini harus dibanteras habis. Masyarakat tidak boleh dibiarkan menyembah serta meminta selain Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala.” Maka pulanglah dia dengan terburu-buru. Isterinya heran, mengapa secepat itu suaminya kembali. Lebih heran lagi ketika dilihatnya si suami mengambil sebilah kapak yang diasahnya tajam. Lantas lelaki alim tadi bergegas keluar. Isterinya bertanya tetapi ia tidak menjawab. Segera dinaiki keledainya serta dipacu secepat-cepatnya ke pohon itu. Sebelum sampai di tempat pohon itu tumbuh, tiba-tiba melompat sesusuk tubuh tinggi  dan hitam. Dia ialah iblis yang menyerupai sebagai manusia.










“Hai, hendak kemana kamu?”












Paket Umroh Ramadhan 2015
“Hai, hendak kemana kamu?” tanya si iblis.
Orang alim tersebut menjawab, “Saya ingin menuju ke pohon yang disembah-sembah orang bagaikan menyembah Alloh. Saya sudah berjanji kepada Alloh akan menebang roboh pohon syirik itu.”
“Kamu tidak ada apa-apa hubungan dengan pohon itu. Yang penting kamu tidak ikut-ikutan syirik seperti mereka. Sudah pulang saja.”
“Tidak boleh, kemungkaran mesti diberantas,” jawab si alim bersikap tegas.
“Berhenti, jangan teruskan!” bentak iblis marah.









terjadilah perkelahian antara orang alim tadi dengan iblis










“Akan saya teruskan!”
Kerana masing-masing tegas pada pendirian, akhirnya terjadilah perkelahian antara orang alim tadi dengan iblis. Kalau melihat perbedan badannya, seharusnya orang alim itu dengan mudah boleh dibinasakan. Namun nyatanya iblis menyerah kalah, meminta-minta ampun. Kemudian dengan berdiri menahan kesakitan diaberkata, “Tuan, maafkanlah kekasaran saya. Saya tak akan berani lagi mengganggu tuan. Sekarang pulanglah. Saya berjanji, setiap pagi, jika Tuan selesai menunaikan sembahyang Subuh, di bawah tikar sembahyang Tuan saya sediakan wang emas empat dinar. Pulang saja berburu, jangan teruskan niat Tuan itu dulu,”









Renungan









Mendengar janji iblis dengan wang emas empat dinar itu, lunturlah kekerasan tekad si alim tadi. Ia teringatkan isterinya yang hidup berkecukupan. Ia teringat  dengan keluh kesah isterinya yang sangat membutuhkan uang. Setiap pagi empat dinar, dalam sebulan saja dia sudah boleh menjadi orang kaya. Mengingatkan desakan-desakan isterinya itu maka pulanglah dia. Patah niatnya semula hendak membanteras kemungkaran.

Demikianlah, semenjak pagi itu isterinya tidak pernah marah lagi. Hari pertama, ketika si alim selesai sembahyang, dibukanya tikar sembahyangnya. Betul di situ tergolek empat benda berkilat, empat dinar wang emas. Dia meloncat riang, isterinya gembira. Begitu juga hari yang kedua. Empat dinar emas. Ketika pada hari yang ketiga, matahari mulai terbit dan dia membuka tikar sembahyang, masih didapatinya uang itu. Tapi pada hari keempat dia mulai kecewa. Di bawah tikar sembahyangnya tidak ada apa-apa lagi keculai tikar pandan yang rapuh. Isterinya mulai marah kerana uang yang kemarin sudah dihabiskan sama sekali.

Si alim dengan lesu menjawab, “Jangan khuatir, besok barangkali kita bakal mendapat delapan dinar sekaligus.”
Keesokkan harinya, harap-harap cemas suami-isteri itu bangun pagi-pagi. Selesai sembahyang dibuka tikar sejadahnya kosong.
“Kurang ajar. Penipu,” teriak si isteri. “Ambil kapak, tebanglah pohon itu.”
“Ya, memang dia telah menipuku. Akan aku habiskan pohon itu semuanya hingga ke ranting dan daun-daunnya,” sahut si alim itu.
Maka segera ia mengeluarkan keledainya. Sambil membawa kapak yang tajam dia memacu keledainya menuju ke arah pohon yang syirik itu. Di tengah jalan iblis yang berbadan tinggi besar tersebut sudah menghalang. Katanya menyorot tajam, “Ingin kemana kamu!!!” hardiknya menggegar.

“Akan kutebang pohon itu,” jawab si alim dengan gagah berani.
“Berhenti, jangan lanjutkan.”
“Bagaimanapun juga tidak boleh, sebelum pohon itu tumbang.”
Maka terjadilah kembali p+erkelahian yang hebat. Tetapi kali ini bukan iblis yang kalah, tapi si alim yang terkulai. Dalam kesakitan, si alim tadi bertanya penuh heran, “Dengan kekuatan apa engkau bisa mengalahkan saya, padahal dulu engkau tidak berdaya sama sekali?”

Iblis itu dengan angkuh menjawab, “Tentu saja engkau dahulu boleh menang, kerana waktu itu engkau keluar rumah untuk Alloh, demi Alloh. Andaikata kukumpulkan seluruh belantaraku menyerangmu sekalipun, aku takkan mampu mengalahkanmu. Sekarang kamu keluar dari rumah hanya kerana tidak ada uang di bawah tikar sajadahmu. Maka biarpun kau keluarkan seluruh kebolehanmu, tidak mungkin kamu mampun menjatuhkan aku. Pulang saja. Kalau tidak, kupatahkan nanti batang lehermu.”

Mendengar penjelasan iblis ini si alim tadi tertegun. Ia merasa bersalah, dan niatnya memang sudah tidak ikhlas kerana Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala lagi. Dengan lemas ia pulang ke rumahnya. Dibatalkan niat semula untuk menebang pohon itu. Ia sadar bahwa perjuangannya yang sekarang adalah tanpa keikhlasan karena Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala, dan ia sadar perjuangan yang semacam itu tidak akan menghasilkan apa-apa selain dari kesiaan yang berlanjutan. Sebab tujuannya adalah kerana harta benda, mengatasi keutamaan Alloh Subhaanahu Wa Ta’ala  dan agama. Bukankah bererti ia menyalahgunakan agama untuk kepentingan hawa nafsu semata-mata?

“Barangsiapa di antaramu melihat sesuatu kemungkaran, hendaklah (berusaha) memperbaikinya dengan tangannya (kekuasaan), bila tidak mungkin hendaklah berusaha memperbaikinya dengan lidahnya (nasihat), bila tidak mungkin pula, hendaklah mengingkari dengan hatinya (tinggalkan). Itulah selemah-lemah iman.” (HR: Muslim)

Jumat, 10 April 2015

Berjabat Tangan Dan Ucapan Di Hari Raya Iedul Fithri








Berjabat Tangan Dan Ucapan Di Hari Raya Iedul Fithri









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Setelah adzan Magrib berkumandang pada hari terakhir Romadhon atau setelah pernyataan Pemerintah mengenai esok adalah hari raya ‘Iedul Fitri. Telphone/ponsel, fax, email serta bermacam media komunikasi lainnya pun sibuk, para penggunanya saling bersilahturahim dengan sanak saudara, karib kerabat ataupun rekannya yang berada jauh di mata. Setelah sholat ‘Ied, mulailah suasana silahturahim, saling bersalaman dan saling mengucapkan hari raya ‘Iedul Fithri mewarnai di hampir setiap rumah-rumah atau tempat-tempat kaum muslimin berkumpul. Suasana ini berlangsung dalam kurun waktu beberapa hari selama bulan Syawal.










wujud kecintaan kita kepada Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam 












Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Pada hari tersebut, kaum muslim, khususnya muslim Indonesia, banyak yang lupa atau tidak tahu atau mungkin sengaja melakukan jabat tangan dengan orang-orang yang bukan mahromnya. Sungguh menyedihkan, di hari pertama kita meninggalkan,  Romadhon, kita langsung melakukan sebuah kesalahan. Kita yang merayakan hari raya ‘Iedul Fithri ini sebagai wujud kecintaan kita kepada Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam dan atas nikmat adanya hari raya ini, namun kita melakukan pelanggaran terhadap larangannya. Sebagaimana larangan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam, yang artinya: “Sungguh, seandainya kepala kalian ditusuk dengan jarum besi, lebih baik daripada dia menyentuh yang tidak halal dia sentuh” (lihat Silsilah Al-Hadits As Shohihah 226).








Sesungguhnya aku tidak pernah berjabat tangan dengan seorang wanitapun








Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Dan Nabi Shollallahu ‘alaihi wa Sallam juga bersabda, yang,  artinya: “Sesungguhnya aku tidak pernah berjabat tangan dengan seorang wanitapun”. Juga perkataan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, yang artinya: “Demi Alloh, tiadalah pernah tangan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam menyentuh tangan wanita walau sekali. Dan tiadalah beliau memba’iat kaum wanita, kecuali cuma dengan ucapan”.






jelas batasan-batasan dalam syariat Islam








Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Lalu apa yang harus kita lakukan?, tentunya telah jelas batasan-batasan dalam syariat Islam, agar kita tidak melakukan berbagai kemungkaran di hari raya ‘Iedul Fithri ataupun di hari-hari lainnya. Kita berupaya menghindari untuk taat kepada Alloh ‘Azza wa Jalla dan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam, dengan menjauhi larangan-larangannya.









Ucapkanlah Taqobbalalla Minna Wa Minka.







Selain berjabat tangan dengan yang bukan mahrom, terdapat suatu perkara aneh lagi yang merupakan sebuah tradisi terutama tradisi khusus umat muslim Indonesia. Kaum muslim di Indonesia, waktu tiba hari raya ‘Iedul Fithri banyak yang mengucapkan “Minal ‘Aaidiin wal Faaizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Sehingga tergambar di benak kaum muslimin di Indonesia bahwa arti minal ‘aaidiin…. dst adalah mohon maaf lahir dan batin. Padahal arti minal ‘aaidiin…. dst yang sesungguhnya adalah (Semoga kita) termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Entah apa yang dimaksud dengan kata ‘aaidiin, apakah kembali berbuka (fithri) atau kembali menjadi fithrah (suci). Namun yang jelas, kita telah tahu persis makna ‘Iedul Fithri yang sebenarnya Dan mudah-mudahan dosa kita diampuni dari Romadhon yang lalu ke Romadhon setelahnya. Sebagaimana hadits Nabi, yang artinya: “Sholat lima waktu, dari jum’at ke jum’at berikutnya, dari Romadhon ke Romadhon berikutnya, bisa menghapuskan dosa-dosa yang terjadi dintaranya, jika dosa-dosa besar bisa dihindari” (HR: Bukhori dan Muslim).







Semoga kita kembali menjadi orang yang fitrah 







Sehingga perlu diluruskan kembali, seseorang yang mengucapkan, “Semoga kita kembali menjadi orang yang fitrah (diampuni dosanya) dan termasuk orang yang menang”. Bukan berarti hal ini karena hari raya ini adalah hari raya fithrah/suci akan tetapi karena hadits diatas. Wallohu ‘Alam.

Permasalahannya tidak selesai sampai disini, tapi di dalam Islam, kita dituntut untuk mengikuti teladan kita yaitu Nabi Muhammad kemudian para sahabat, kemudian orang-orang yang hidup setelah mereka (Taabi’iin) kemudian Taabi’ut taabi’iin. Sementara dalam mengucapkan selamat hari raya ‘Iedul Fithri telah datang atsar yang mulia yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi, yang artinya: “Dari Khalid bin Ma’dan radhiyallaahu ‘anhu berkata, ‘aku menemui Watsilah bin al-Aqsa’ pada hari ‘Ied lalu aku mengatakan Taqobbalalla Minna Wa Minka.’ Kemudian Watsilah berkata, ‘Aku menemui Rasululloh pada hari ‘Ied, lalu aku mengucapkan Taqobbalalla Minna Wa Minka kemudian Rasululloh menjawab Ya, Taqobbalalla Minna Wa Minka'” (HR: Baihaqi dalam sunan Kubra, No 6088)

Sehingga, dapat kita simpulkan bahwa yang dianjurkan adalah mengucapkan do’a “Taqobbalalla Minna Wa Minka” yang artinya “Semoga Alloh menerima (amal ibadah) kita dan kamu“. Maka terlepas dari boleh atau tidaknya mengucapkan Minal ‘Aaidiin wal Faaizin. Maka alangkah baiknya jika kita beragama mengikuti tuntunan Rasululloh Shollallahu ‘alaihi wa Sallam dan contoh dari para ahlinya yaitu generasi para sahabat. Bukankah mereka lebih dekat dengan Rasululloh sehingga mereka lebih mengerti agama daripada kita???

Adapun kalimat “Mohon Maaf lahir dan batin” menjadi kalimat ampuh bagi kaum muslimin, yaitu sebagian mereka hanya meminta maaf ketika hari raya tiba. Sehingga ketika sebagian mereka berbuat salah pada seseorang, sebagian mereka berkata: “Ah, minta maafnya nanti saja pada saat hari raya, toh pasti dimaafkan” atau semisalnya. Padahal anjuran minta maaf adalah ketika kita berbuat kesalahan dan tidak ada yang menjamin kehidupan seorangpun sampai hari raya tiba kecuali Alloh ‘Azza wa Jalla. Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab

(Sumber Rujukan: Silsilah Al-Hadits As Shohihah, Sunan Kubra, Makalah Beberapa Catatan Kaki Tentang ‘Iedul Fithri, Buletin An-Naba Masjid Kampus UGM, Buletin An-Nahl)

Allohu Akbar… Allohu Akbar… Allohu Akbar…
Segenap TIM Pengelola MediaMuslim.Info mengucapkan
Taqobbalalla Minna Wa Minkum
Semoga Alloh menerima amal ibadah kita semua, amin…
Selamat Hari Raya ‘Iedul Fithri 1428 H

Kamis, 09 April 2015

Tausiah Seputar Romadhon Jangan Begadang







Tausiah Seputar Romadhon Jangan Begadang









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Sebagian orang malah begadang sepanjang malam, yang,  hal tersebut sebatas membawa dampak negatif, baik berupa obrolan kosong, permainan yang tidak ada manfaatnya ataupun keluyuran di jalanan. Mereka makan sahur di pertengahan malam dan tertidur sehingga tidak melaksanakan shalat Shubuh berjamaah








Dalam hal inl banyak hal-hal yang dilarang, di antaranya adalah:










Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Begadang tanpa manfaat, padahal Nabi shallAllohu ‘alaihi wasallam sangat membenci tidur sebelum shalat Isya’ dan berbicara sesudahnya, kecuali dalam hal-hal yang baik, seperti dijelaskan dalam hadits riwayat Ibnu Mas’ud, yang artinya: “Tidak diperkenankan bercakap cakap di malam hari kecuali untuk orang yang sedang mengerjakan shalat atau sedang bepergian.” (HR: Ahmad, As-Suyuti menandainya sebagai hadits hasan).

Tersia-siakannya waktu yang amat mahal di bulan Romadhon dengan percuma, padahal manusia akan merugi sekali dari setiap waktunya yang berlalu tanpa diisi dengan dzikir sedikit pun kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala.









Mendahulukan sahur sebelum saat yang dianjurkan dan disunnahkan yakni di akhir malam sebelum fajar.









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Serta musibah terbesar adalah ia tertidur hingga melewati shalat Shubuh tepat pada waktunya dengan berjamaah, padahal pahalanya sebanding dengan memenuhi shalat separuh malam justru semalam suntuk, seperti dijelaskan dalam hadits riwayat Utsman radhiAllohu ‘anhu bahwasanya Nabi shallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang,  artinya: “Barangsiapa mendirikan shalat Isya’ dengan berjamaah;maka ia bagaikan memenuhi shalat separuh malam; dan barangsiapa shalat shubuh berjamaah maka ia bagaikan shalat semalam suntuk.” (HR: Muslim).







Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Alloh









Paket Umroh RAmadhan 2015 ,Oleh karena itu, mereka yang selalu mengakhirkan shalat dan bermalas-malasan dalam melaksanakannya serta menghalangi dirinya sendiri dari keutamaan dan pahala shalat berjamaah yang agung berarti memiliki sifat-sifat orang munafik.
Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Alloh, dan Alloh akan membalas tipuan mereka; Dan apabila mereka mendirikan shalat mereka mendirikannya dengan malas.” (QS: An-Nisaa': 142).
Nabi shallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya shalat yang terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya’ dan Shubuh, jika mereka mengetahui pahalanya, niscaya mereka mendatanginya kendatipun dengan merangkak.” (HR: Al-Bukhari dan Muslim).






shalat malam dan menyibukkan diri dengan dzikir






Maka sudah selayaknya -terutama di bulan Romadhon- setiap muslim segera tidur setelah melaksanakan shalat tarawih, lain secepatnya bangun di akhir malam, kemudian shalat malam dan menyibukkan diri dengan dzikir, do’a, istighfar dan taubat sebelum dan seusai sahur hingga shalat fajar.

Tetapi lebih utama lagi jika ia habiskan malam harinya dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an, sebagaimana yang telah dilakukan Nabi shallAllohu a’alaihi wasallam bersama Malaikat Jibril.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala memuji dan menyanjung orang-orang yang memohon ampunan di akhir malam, sebagaimana dalam firman-Nya, yang artinya: “Mereka sedikit sekali ridur di malam hari, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampunan kepada Alloh).” (QS: Adz-Dzaariyaat:17-l8).





Renungan






Nabi shallAllohu ‘alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Alloh Subhanahu wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam sewaktu malam tinggal sepertiga bagian akhir, lantas berfirman, ‘Barangsiapa berdo’a akan Aku kabulkan. Barangsiapa yang memohon pasti Aku perkenankan. Barangsiapa minta ampun niscaya Aku mengampuninya, hingga terbit fajar.” (HR: Muslim)

Maka sudah sepantasnya bagi setiap muslim yang selalu berharap rahmat Tuhannya dan takut terhadap siksaNya- memanfaatkan kesempatan penting ini, dengan berdo’a dan mohon ampun kepada Alloh untuk dirinya, kedua orang tuanya, anak-anaknya, segenap kaum muslimin serta para penguasanya. Memohon ampun dan bertaubat kepada Alloh di setiap malam bulan Romadhon dan di setiap saat dari umurnya yang terbatas sebelum maut menjemput, amal perbuatan terputus dan penyesalan berkepanjangan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan bertaubatlah kalian semua orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung.” (QS: An-Nuur: 31)

Ya Alloh Subhanahu wa Ta’ala terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha Penyayang. Semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan ke haribaan Nabi Muhammad shallAllohu ‘alaihi wasallam, segenap keluarga dan para sahabatnya.

Selasa, 07 April 2015

Pahala untuk Lelaki dan Perempuan







Pahala untuk Lelaki dan Perempuan










Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 , Alloh Subhanahu wa Ta’ala sudah menciptakan manusia terdiri dari pria lalu wanita, dan membedakan masing-masingnya dgn kekhususan yg berbeda dari lainnya di dalam tabiatnya dan kemampuannya; dan kecocokan maupun keserasian itu tidaklah terjadi secara kebetulan, akan tetapi atas dasar ilmu dan pengetahuan Alloh Subhanahu wa Ta’ala.








Yang penting bagi pria adalah mencari rizki dan memberi belanja istri dan keluarganya









Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Yang berarti bagi pria yaitu mencari rizki dan memberi belanja istri dan keluarganya. Dan tugas wanita yaitu menyambut suaminya yg kecapaian di dalam mencari rezeki agar hilang capeknya serta kembali semangat dan kesehatannya. Wanita juga yaitu jalan tuk mendapatkan anak-anak, dan tugasnyalah tuk memeliharanya dgn baik di kala suaminya mencari rezeki di luar rumah.








siang untuk bekerja dan malam untuk berteduh dan ketenangan









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Dan dari yg bernilai yg tdk dapat pria maupun suami lakukan dgn sempurna yaitu mencuci pakaian dan memasak makanan. Pun, tdk bisa mengandung dan menyusui, dikarenakan masing-masing memiliki peranannya sendiri-sendiri, seperti layaknya siang untuk bekerja dan malam tuk berteduh dan ketenangan, tidur dan istirahat.








bagi pria dan wanita









Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Oleh dikarenakan itulah, tuk pria dan wanita, masing-masing mempunyai peranan dalam kehidupan, maka jangan sampai satu dari keduanya mengerjakan tugas yg lainnya, disebabkan itu tidak layak. Apabila terjadi maka hal itu akan bertentangan dgn fithrah yg telah ditetapkan atas wanita dan pria.







Lalu, bagaimana dengan pahala keduanya? Apakah pahala laki-laki lebih besar?







Pada suatu ketika, Asma’ binti Yazid bin Sakan, seorang shahabiyah yg dijuluki ‘juru bicara wanita’ mendatangi Rasululloh ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam dan bertanya: “Wahai Rasululloh ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam, sesungguhnya saya adalah utusan dari semua wanita muslimah yg di belakangku, seluruhnya mengatakan sebagaimana yg akan saya katakan, dan seluruhnya berpendapat sesuai pendapatku. Sesungguhnya Alloh Subhanahu wa Ta’ala mengutusmu bagi seluruh laki-laki dan wanita, kemudian kami beriman kepada Anda dan membai’at Anda. Adapun kami para wanita terkurung dan terbatas gerak langkah kami. Kami menjadi penyangga rumah tangga kaum lelaki, dan kami adalah tempat menunaikan syahwat mereka, kamilah yg mengandung anak-anak mereka… Tapi, kaum lelaki mendapat keutamaan melebihi kami dgn sholat Jum’at, mengantarkan jenazah dan berjihad. Jika mereka keluar tuk berjihad, kamilah yg menjaga harta-harta mereka, mendidik anak-anak mereka, jadi apakah kami juga mendapatkan pahala sebagiamana yg mereka dapat dgn amalan mereka?”









Renungan








Mendengar pertanyaan tersebut, Rasululloh ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam menoleh kepada para shahabatnya dan bersabda, yg artinya: “Pernahkah kalian mendengar pertanyaan seorang wanita tentang Dien (agama, red) yg lebih baik dari pada yg dia tanyakan?” Para shahabat menjawab, “Benar, kami belum pernah mendengarnya, ya Rasululloh.” Kemudian, Rasululloh ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam  bersabda, yg artinya: “Kembalilah wahai Asma’ dan beritahukanlah kepada para wanita yg berada di belakangmu yakni perlakuan yg benar dari salah seorang di antara mereka kepada suaminya, dan meminta keridhaan suaminya, saatnya ia untuk mendapat persetujuannya, itu semua dapat mengimbangi seluruh amal yg kamu sebutkan yg dikerjakan oleh kaum lelaki” Jadi, kembalilah Asma’ sambil bertahlil dan bertakbir merasa gembira dgn apa yg disabdakan Rasululloh ShallAllaahu ‘Alaihi wa Sallam. (Lihat Al-Isti’ab oleh Ibnu Abdil Barr dalam catatan pinggir Al-Ishabah IV/223)

Senin, 06 April 2015

Hidup Sehat Cara Rasulullah







Hidup Sehat Cara Rasulullah








Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,“Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah segenap suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan.” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

Konon, semasa hidupnya Rasulullah SAW hanya sakit dua kali. Yaitu setelah menerima wahyu pertama, semasa itu beliau mengalami ketakutan yang sangat hingga menimbulkan demam hebat. Yang satunya lagi menjelang beliau wafat. Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meninggal. Ada pula yang menyebutkan bahwa Rasul mengalami sakit lebih dari dua kali.






memperjelas gambaran bahwa beliau memiliki fisik sehat dan daya tahan luar biasa








Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Berapa juga jumlahnya, dua, tiga atau empat kali, memperjelas gambaran bahwa beliau memiliki fisik sehat dan daya tahan luar biasa. Padahal kondisi alam Jazirah Arabia sewaktu itu terbilang keras, tandus dan kurang bersahabat. Siapa pun yang mampu bertahan puluhan tahun dalam kondisi tersebut, plus berpuluh kali peperangan yang dijalaninya, pastilah memiliki daya tahan tubuh yang hebat.

Mengapa Rasulullah SAW jarang sakit? Pertanyaan ini memikat untuk dikemukakan. Secara lahiriah, Rasulullah SAW jarang sakit karena mampu mencegah hal-hal yang berpotensi mendatangkan penyakit. Dengan kata lain, beliau sungguh-sungguh menekankan aspek pencegahan daripada pengobatan. Jika kita telaah Alquran dan Sunnah, maka kita akan menemukan sekian banyak petunjuk yang mengarah pada upaya pencegahan. Hal ini mengindikasikan betapa Rasulullah SAW sangat peduli terhadap kesehatan. Dalam Shahih Bukhari saja tak kurang dari 80 hadis yang membicarakan masalah ini. Belum lagi yang tersebar luas dalam kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Tirmidzi, Baihaqi, Ahmad, dsb.









Cara Rasulullah menjaga kesehatan







Ada beberapa kebiasaan positif yang membuat Rasulullah SAW selalu tampil fit dan jarang sakit. Di antaranya:

Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Pertama, selektif terhadap makanan. Tidak ada makanan yang sampai ke mulut beliau, kecuali makanan tersebut memenuhi syarat halal lalu thayyib (baik). Halal berkaitan dgn urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya. Sedangkan thayyib berkaitan dgn urusan duniawi, misalnya baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air lir dan pencernaan. Rasul bersabda,” Sebaiknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran”(HR. Ibnu Majah dan Hakim).


Kedua, tidak makan sebelum lapar serta stop makan sebelum kenyang. Aturannya, kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga tuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi tuk udara (gas). Disabdakan,”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Ketiga, makan dgn tenang, tumaninah, tidak tergesa-gesa, dgn tempo sedang. Apa hikmahnya? Cara makan seperti ini akan menghindarkan tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun jadi lebih ringan. Makanan juga mampu dikunyah dengan lebih baik, hingga kerja organ pencernaan mampu berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dgn baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker di usus besar.

Keempat, cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan shalat hingga waktu yang diizinkan Allah. Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan. Penelitian Daniel F Kripke, ahli psikiatri dari Universitas California menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya tuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.






Cara tidurnya pun sarat makna







Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Cara tidurnya juga sarat makna. Ibnul Qayyim Al Jauziyyah di dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dgn memiringkan tubuh ke arah kanan, sambil berzikir pada Allah hingga matanya terasa berat. Terkadang beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, tuk lalu kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien. Pada saat itu makanan bisa berada di dalam posisi yang pas dgn lambung hingga bisa mengendap secara proporsional. Lalu beralih ke sebelah kiri sebentar agar agar proses pencernaan makanan lebih cepat dikarenakan lambung mengarah ke lever, baru lalu berbalik lagi ke sebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan bertambah cepat tersuplai dari lambung. Hikmah lainnya, tidur dengan miring ke kanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk shalat malam.






istikamah melakukan saum sunnat






Kelima, istikamah melakukan saum sunnat, di luar saum Ramadhan. Karena itu, kita mengenal beberpa saum sunnat yang beliau anjurkan, misalnya Senin Kamis, ayyamul bith, saum Daud, saum enam hari di bulan Syawal, dsb. Saum adalah perisai terhadap berbagai macam penyakit jasmani maupun ruhani. Pengaruhnya di dalam menjaga kesehatan, melebur bermacam berbagai ampas makanan, manahan diri dari makanan berbahaya sangat luar biasa. Saum jadi obat penenang bagi stamina dan organ tubuh hingga energinya tetap terjaga. Saum sangat ampuh untuk detoksifikasi (pembersihan racun) yang sifatnya total dan menyeluruh.








Kesimpulan








Selain lima teknik hidup sehat ini, masih banyak kerutinan Rasulullah SAW yang layak kita teladani. Dalam buku Jejak Sejarah Kedokteran Islam, Dr Jafar Khadem Yamani mengungkapkan lebih dari 25 pola hidup Rasul berkait masalah kesehatan, sebagian besar bersifat pencegahan. Di antaranya cara bersuci, cara memanjakan mata, keutamaan berkhitan, keutamaan senyum, dsb.

Yg tidak kalah penting dari ikhtiar lahir, Rasulullah sangat mantap dalam ibadah ritualnya, khususnya dalam shalat. Beliau pun memiliki keterampilan paripurna dalam mengelola emosi, pikiran dan hati. Penelitian-penelitian terkini dalam bidang kesehatan membuktikan bahwa kemampuan dalam memenej hati, pikiran dan perasaan, serta ketersambungan yang intens dengan Dzat Yang Mahatinggi akan menentukan kualitas kesehatan seseorang, jasmani maupun ruhani.

Minggu, 05 April 2015

Larangan Memasuki Tempat Pemandian Umum






Larangan Memasuki Tempat Pemandian Umum








Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Yg dimaksud dgn tempat pemandian disini yaitu tempat bersih dari yang sekarang banyak dikenal dgn sebutan rumah kecantikan, sauna, tempat,  pemandian uap, panti pijat dan lain sebagainya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang kaum wanita meletakkan pakaiannya tidak pada tempatnya. Aisyah Radhiyallahu anha mendasarkan larangan itu pada ketidaksukaan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap masuknya wanita ke tempat pemandian umum.






Dari Abu Al-Malih bin Usamah







Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Dari Abu Al-Malih bin Usamah, dia bercerita, ada beberapa wanita Syam yang masuk ke rumah Aisyah Radhiyallahu anha, lalu dia bertanya: “Dari mana kalian?” Mereka menjawab: “Kami dari penduduk Syam”. Aisyah berkata: “Apakah kalian dari kampung di mana wanita-wanitanya sering memasuki lokasi pemandian umum?”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, yang artinya: “Tidaklah seorang wanita yang menanggalkan pakaiannya di tempat selain rumahnya melainkan akan dikoyak tabir antara dirinya dengan Alloh Ta’ala”. (HR: [Hadits shahih] Imam Abu Daud (4010), Imam Tirmidzi (2803), Imam Ibnu Majah (3750) melalui Salim bin Abi Al-Ja’ad, dari Abu Mulih dgn sanad shahih)





&

nbsp;wanita pada zaman sekarang ini yang pergi ke tempat-tempat pemandian uap atau sauna






Paket Umroh Bulan amadhan 2015 ,Akan tetapi banyak wanita pada zaman sekarang ini yang pergi ke tempat-tempat pemandian uap atau sauna. Para penyelenggara tempat pemandian itu tidak memelihara kehormatan kaum wanita dan bahkan tidak menjaga aurat mereka. Lebih dari itu, kebanyakan dari penyelenggara ini adalah orang-orang pengabdi hawa nafsu dan memiliki tujuan-tujuan keji.




dimana mereka meminta orang laki-laki untuk memijat badan mereka






Paket umroh Ramadhan 2015 ,Tidak tertutup buat Saudariku, wahai wanita Muslimah, pada saat mandi maupun singgah di tempat-tempat seperti itu akan melihat para wanita saling melihat aurat mereka satu dgn yang lainnya, bahkan,  tidak jarang banyak orang laki-laki khususnya penyelenggara tempat-tempat itu yang melihat aurat para wanita yang ada di sana. Justru tidak sedikit dari kaum wanita yang tidak memelihara kehormatan mereka di hadapan Alloh Azza wa Jalla, dimana mereka meminta orang laki-laki untuk memijat badan mereka. Semuanya itu merupakan awal dari perbuatan zina. Semoga Alloh Azza wa Jalla melindungi kita semua dari perbuatan hina tersebut.




Dalam sebuah hadits disebutkan, yang artinya: “Tempat mandi (umum) haram bagi para wanita umatku”. (HR: Al-Hakim, isnadnya shahih)




Dari Abu Ayyub Al-Anshary di dalam suatu hadits yang panjang yang dimarfu’kan, didalamnya disebutkan, yang artinya: “Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhirat dari wanita-wanita kau, maka janganlah dia memasuki pemandian (umum)”. (HR: Ath-Thabrany di dalam Al-Kabir dan Al-Ausath)


Yg harus Anda lakukan, wahai wanita Muslimah adalah menjauhi tempat-tempat mesum tersebut, di mana aurat wanita dan juga laki-laki terbuka lebar, kehormatan pun tidak lagi dihargai. Dan juga Anda harus memperingatkan para wanita yang sering mendatangi tempat-tempat tersebut, karena yang demikian itu merupakan kewajiban amar ma’ruf nahi munkar.





Referensi







(Sumber Rujukan: 30 Larangan Bagi Wanita)

Sabtu, 04 April 2015

Feminisme Radikal Sebuah Kebaikan atau Kejahiliyahan






Feminisme Radikal Sebuah Kebaikan atau Kejahiliyahan









Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Tidak sedikit perempuan kita suka berkelit, menjauhi peran dan peranan dasar yang dianggapnya sebagai masalah yang melilit. Yang gadis mau selalu bebas dinamis, buntutnya malas untuk menjadi seorang istri. Giliran jadi istripun tak berhenti bikin sensasi, phobi untuk punya anak. Kalaupun terpaksa punya, cukup terpeleset sekali saja, katanya. Pun tidak mau mengasihkan ASInya, padahal bagi anak itulah yang paling baik dan enak.







Fenomena itu kini menyeruak di masyarakat bumi








Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Fenomena itu kini menyeruak di masyarakat bumi, tidak,  ketinggalan yang disebut nusantara ini. Dalam kehidupan lingkungan yang semakin global, perang tidak sekedar dengan rudal apalagi dengan pedang. Lewat media massa penjajahan tidak lagi kasat mata. Penjajah yang dijajah bisa satu asa dan satu rasa, sama-sama bangga. Penjajahan budaya, mengalir bersama kucuran dana. Feminisme, salah satu namanya.






Feminisme dijual dengan kemasan perjuangan perempuan







Paket Umroh Bulan Ramadhan 2015 ,Feminisme dijual dengan kemasan perjuangan perempuan, pembebasan wanita. Muncullah jargon  keseteraan jender. Perempuan serta laki-laki tidak beda sama sekali, kecuali pada fungsi reproduksi. Dianggap wajar bila menolak menggunakan hak reproduksinya. Bayangkan jika dianut semua wanita negeri ini, bisa-bisa tingkat kelahiran bayi di negara ini bisa dihitung dengan jari. Mereka membuat opini, seorang wanita yang rela sekedar jadi ibu rumah tangga berarti tidak punya harga. “Karena mau ditindas melakukan kegiatan hina,“ suara kaum feminis membahana. Mereka seolah telah berjuang untuk wanita, peduli akan nasib golongan putri. Sehingga tak pelak lagi anak remaja kini termakan opini tadi. Ini yang mesti kita para keluarga muslim hadapi dengan bijaksana dan hati-hati.







laki-laki dan wanita memang berbeda








Paket Umroh Ramadhan 2015 ,Tidak bisa dipungkiri laki-laki dan wanita pasti berbeda, ini sunnah ketetapan Sang Pencipta. Sempatkah kita memperhatikan bentuk burung yang beraneka. Kakaktua paruhnya melengkung, dikarenakan makanannya biji-bijian, bukan kangkung. Si pelikan berkantung besar di bawah paruhnya untuk menyimpan ikan sebagai persediaan makanannya. Sang bangau berparuh amat panjang demi membantunnya memangsa ikan dalam air tanpa tenggelam. Subhanallah!

Begitu juga manusia, sejak berupa benih pun punya ciri yang tidak sama. Semakin dewasa kian banyak perbedaannya, tanpa dapat dicegah dan dihindari. Otot laki-laki berkembang lebih kuat, organnya pun lebih berat. Bayi perempuan tumbuh dengan organ khas kewanitaan.







Semua itu bukti adanya perbedaan esensial perempuan dan laki-laki







Tidak ada artinyakah perbedaan-perbedaan itu? Semua itu bukti adanya perbedaan esensial perempuan dan laki-laki. Dengan teliti dan sangat sempurna, Alloh Subhanahu wa Ta’ala rancang bentuk fisik sesuai dengan tugas masing-masing di sepanjang kehidupannya. Jujur harus diakui, perbedaan peran, tugas serta spesifikasi antara dua jenis kelamin manusia sudah dibawa secara fitrah sejak lahir. Sungguh tidak masuk akal (bagi akal yang sehat dan logis) jika ada yang berkata tak ada pembagian tugas baku antara keduanya, seperti pendapat kaum feminis.





 feminisme melanggar sunnatullah. 







Pembagian peran dan tanggung jawab sosial membawa implikasi pada perbedaan dalam berbagi bidang lain yang terkait dengan kehidupan rumah tangga. Ini yang diperangi para feminis. Berarti feminisme melanggar sunnatullah. Apapun kalau melanggar sunnatullah pasti berakibat pada pergeseran keseimbangan. Timpanglah kehidupan rumah tangga, kehidupan bermasyarakat dan seterusnya. Akhirnya timbul kekacauan.

Marilah disadari, kita –wanita dan pria- memang punya hak sebagai individu. Tapi ada yang tidak boleh dilupa, kita hidup di dunia ini punya misi. Kalau Alloh Subhanahu wa Ta’ala tetapkan laki-laki sebagai begitu juga wanita punya misi sesuai kodratnya. Alloh Subhanahu wa Ta’ala pencipta kita, tentu Dia tahu apa yang terbaik bagi kita.

Pejuang di jalan-Nya akan selalu berhadapan dengan pejuang angkara murka. Marilah kita waspada, jangan jadikan keluarga kita korban feminisme radikal! Wallahu a’lam Bishshowab.